Cegah Penyakit Menular, 36 Siswa SD Undaan Lor Demak Terima Imunisasi Campak

Pemberian vaksinasi anak untuk siswi SDN Undaan Lor Karanganyar Demak, Jumat (08/11). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya nasional untuk memberikan imunisasi kepada anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, serta Menteri Kesehatan. Di Kabupaten Demak, kegiatan imunisasi sudah dimulai dengan melibatkan Puskesmas Karanganyar, Jumat (08/11).
Puskesmas Karanganyar, didampingi oleh Babinsa Koramil 08/Karanganyar dari jajaran Kodim 0716/Demak, Serda Suwarto dan Serda Eri S, melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri Undaan Lor, Kecamatan Karanganyar. Program ini menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Bidan dari Puskesmas 1 Karanganyar, Fitri dan Miftah menjelaskan bahwa imunisasi memiliki peran penting dalam melindungi anak dari penyakit infeksi yang dapat dicegah.
“Imunisasi adalah pemberian vaksin dengan tujuan agar anak mendapatkan kekebalan terhadap penyakit yang bisa dicegah, seperti campak dan HPV. Pelaksanaan BIAS di Puskesmas Karanganyar ini bertujuan untuk mencegah dan mempertahankan kekebalan tubuh anak dalam pengendalian penyakit campak dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Sementara itu, Serda Suwarto menekankan pentingnya pelaksanaan BIAS di berbagai sekolah.
“BIAS ini dilaksanakan di seluruh SD dan Madrasah Ibtidaiyah, baik negeri maupun swasta, di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar. Jumlah sasaran kami adalah 10 sekolah,” jelasnya.
“Di SD Negeri Undaan Lor sendiri, imunisasi campak diberikan kepada 36 siswa di kelas 1, 2, dan 5,” imbuhnya.
Dengan terlaksananya program BIAS, pemerintah berharap dapat meningkatkan perlindungan anak-anak sekolah dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
