IVADE, Komunitas Vespa Demak yang Tetap Solid Lebih dari 25 Tahun

Vespa Motor Demak

Puluhan anggota Ikatan Vespa Demak (IVADE) terlihat kompak saat touring keliling kota, menunjukkan eksistensi komunitas skuter klasik yang sudah berdiri sejak 1997. Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Di tengah derasnya arus modernisasi kendaraan, Ikatan Vespa Demak (IVADE) tetap menunjukkan eksistensinya sebagai komunitas pecinta skuter klasik. Berdiri sejak Juli 1997, IVADE konsisten menjadi wadah kebersamaan sekaligus ruang persaudaraan bagi para anggotanya.

Ketua IVADE, Aan, mengungkapkan komunitas ini awalnya hanya berangkat dari kesamaan hobi. Namun seiring waktu, IVADE berkembang menjadi organisasi yang juga bergerak di bidang sosial.

“Awalnya hanya kumpul-kumpul penggemar Vespa. Tapi lama-lama, kami aktif juga di kegiatan sosial, seperti bakti sosial ke panti asuhan, membantu kaum dhuafa, hingga aksi kemanusiaan di tempat-tempat umum,” jelas Aan, Senin (29/9/2025).

Saat ini, IVADE memiliki sekitar 57 anggota dari beragam latar belakang, mulai dari pekerja swasta, guru, polisi, hingga pensiunan. Keberagaman tersebut justru memperkuat ikatan persaudaraan yang terjalin di dalam komunitas.

“Bisa dibilang, yang menyatukan bukan profesi atau status, tapi rasa cinta pada Vespa dan keinginan untuk menjalin kebersamaan,” tambahnya.

Bagi anggota IVADE, Vespa bukan hanya kendaraan klasik. Skuter tua ini sebagai bentuk kenangan, gaya hidup, sekaligus media membangun solidaritas. Touring menjadi agenda rutin, meski tidak selalu terjadwal. Mereka kerap melakukan perjalanan bersama ke berbagai daerah, baik pegunungan, pantai, maupun berkemah di alam terbuka.

“Sudah tidak terhitung berapa kali touring. Kadang kalau sedang ada waktu luang, ya langsung jalan saja, tidak harus menunggu momen libur panjang,” ungkap Aan.

Dalam setiap perjalanan, Vespa tua yang mereka tunggangi seolah menjadi saksi persaudaraan. Rombongan skuter yang melintas kerap menarik perhatian warga, bahkan berhenti sejenak untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Aan menegaskan, IVADE bukan hanya klub motor hobi semata, melainkan ruang untuk belajar berbagi, menanamkan solidaritas, sekaligus mempererat persaudaraan.

“Kami ingin Vespa bukan hanya dinikmati pemiliknya, tapi juga memberi makna bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Meski telah lebih dari 25 tahun berdiri, IVADE tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. Syaratnya sederhana: memiliki Vespa dan siap aktif dalam kegiatan.

“Mesin klasik Vespa mungkin tua, tapi semangat persaudaraan IVADE tetap menyala. Itulah yang membuat kami jadi bagian unik dalam kehidupan masyarakat Demak,” pungkas Aan. (Sm)