Air Surut, Satlantas Polres Demak Atur Ulang Arus Pantura: Roda Dua Masih Dialihkan

IMG-20251025-WA0049

Petugas Satlantas Polres Demak mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Semarang–Demak, Kecamatan Sayung, yang masih tergenang air setinggi sekitar 30 sentimeter, Sabtu (25/10). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak terus memantau perkembangan kondisi arus kendaraan di Jalur Pantura Demak–Semarang, tepatnya di kawasan Kecamatan Sayung, yang sebelumnya terendam banjir. Saat ini, air mulai surut dan arus lalu lintas berangsur normal.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Demak, Iptu M. Khaerur Rokhman, mengatakan bahwa ketinggian air di jalur utama Pantura kini hanya berkisar 25–30 sentimeter, menurun dari sebelumnya 40–45 sentimeter.

“Ketinggian air sudah mulai berkurang. Semula 40–45 cm, saat ini sudah berkurang jadi 25–30 cm,” ujar Khaerur, Sabtu (25/10/2025).

Meski kondisi membaik, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih padat merayap. Menurut Khaerur, antrean kendaraan kini tidak lagi mencapai puluhan kilometer seperti sebelumnya.

“Arus lalin relatif sepi. Padat merayap, berjalan terus hanya melambat. Mengekor sekitar 500 meteran saja,” jelasnya.

Pihaknya juga masih melakukan pengalihan arus untuk kendaraan roda dua yang belum bisa melintas di jalur utama. Pengendara sepeda motor diarahkan melewati jalur kampung di sisi utara yang lebih tinggi agar terhindar dari genangan.

“Roda dua belum bisa lewat. Diarahkan naik ke jalan kampung di sisi utara yang lebih tinggi, melipir tanggul sungai,” katanya.

Untuk kendaraan roda empat berukuran kecil, Satlantas mengimbau agar menggunakan jalur alternatif guna menghindari potensi genangan.

“Bagi pengguna mobil kecil, kami imbau untuk menggunakan jalur alternatif di dua titik, yaitu Simpang Onggorawe arah Mranggen dan Simpang Halte Buyaran arah Karangawen,” terang Khaerur.

Satlantas Polres Demak juga telah menempatkan personel di beberapa titik persimpangan pengalihan arus untuk membantu mengarahkan pengendara.

“Kami menempatkan personel di persimpangan pengalihan arus tersebut agar pengguna jalan tidak kebingungan,” pungkasnya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Demak melaporkan bahwa sebagian besar wilayah yang sempat tergenang kini mulai surut. Hanya Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, yang masih tergenang, dan telah dilakukan pompanisasi agar air cepat surut. (Sm)