Pulau Arnavat, Destinasi Wisata Baru di Demak yang Menarik Perhatian Warga

Para pengunjung yang penasaran ingin melihat Pantai Arnavat yang merupakan pulau baru di Demak. Foto: Sam
Demak, arusutama.com – Sebuah pulau baru bernama Arnavat muncul di tengah laut di dekat Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Demak. Pulau ini terbentuk dari tumpukan pasir yang terus bertambah besar akibat sedimentasi. Pulau baru ini membuat masyarakat penasaran hingga menarik perhatian warga sekitar.
Salah satu warga yang tertarik untuk mengunjungi pulau ini adalah Nur Rozi. Ia bersama istrinya menghabiskan waktu liburnya di pulau Arnavat. Ia mengaku penasaran setelah melihat informasi tentang pulau ini di sosial media.
“Ini pertama, penasaran aja lihat dari sosial media katanya ada pantai atau pulau baru,” ujar Rozi saat ditemui di pangkalan ojek Pantai Arnavat Surodadi (PAS), Sabtu (6/1/2024).
Ia memilih datang di sore hari karena mengira cuaca di pulau itu akan panas. Apalagi untuk mencapai pulau itu harus naik perahu nelayan yang tidak ada atapnya. Ongkos naik perahunya terbilang sangat terjangkau hanya 10 ribu rupiah per orang.

Sementara itu, Kepala Desa Surodadi Supriyanto mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan ke pulau Arnavat masih terbilang sepi, namun terbilang stabil.
Ia menyebutkan bahwa saat malam tahun baru lalu, pihaknya menggelar acara seni wayang dan barongan yang dihadiri oleh sekitar 1000 orang. Sedangkan di hari-hari biasa, jumlah pengunjung berkisar antara 25-50 orang.
“Nataru kemarin dari kita dan panitia juga di sana (pantai) memperhatikan keselamatan pengunjung. Malamnya dari RT RW itu pada ngumpul diperkirakan sekitar 1000 orang,” kata Supriyanto yang akrab disapa Mbah Suro.
Ia mengakui bahwa wisatawan di pulau Arnavat masih kurang banyak karena fasilitasnya masih belum memadai. Selain itu, cuaca hujan dan gelombang air pasang yang tinggi juga menjadi kendala.
“Saya memaklumi karena kondisinya masih baru. Sampah kotoran dari laut itu masih banyak,” ujarnya.
Ia berharap bahwa pihaknya bisa mengembangkan wisata pulau Arnavat dengan bantuan dari pemerintah. Ia mengandalkan pembangunan jalan yang merupakan jalan penghubung antar kabupaten.
“Jangka panjangnya kita di jalan, kita masih menunggu bantuan dari bupati ataupun dinas-dinas terkait untuk membangun akses jalan tersebut,” pungkasnya. (Sam)
