Deklarasi Dukungan, Pengusaha Konstruksi Demak Siap Menangkan Edi-Eko dalam Pilkada 2024

Deklarasi Pengusaha Konstruksi Demak

Calon Bupati Demak, Edi Sayudi berikan sambutan dalam Deklarasi Persatuan Pengusaha Konstruksi Demak di Kafe Resto Polaris, Senin (14/10). Foto: ist

ARUSUTAMA.com – Persatuan Pengusaha Konstruksi (PPK) Kabupaten Demak secara resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Demak, H. Edi Sayudi dan H. Eko Pringgolaksito, pada Pilkada 2024. Acara deklarasi tersebut dalam rangka menegaskan komitmennya terhadap pembangunan daerah, bertempat di Kafe Resto Polaris, Demak, Senin (14/10).

Ketua PPK Demak, Kiswanto, didampingi Sekretarisnya, Agus Ahmad, menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk bekerja sama dalam memenangkan pasangan calon nomor urut satu tersebut.

“Kami bersama anggota PPK yang kini berjumlah 80 orang akan terus bergerak dan mengajak rekan-rekan yang belum mendukung untuk bergabung,” tegas Kiswanto.

Untuk memperkuat kampanye, PPK berencana meningkatkan branding dan canvassing pasangan Edi-Eko serta berkolaborasi dengan tim pemenangan di tingkat kecamatan dan desa. PPK mengusung tagline “Wayahe Ganti!” sebagai simbol perubahan yang diharapkan dapat diwujudkan di Kabupaten Demak.

Sementara itu, Calon Bupati Demak, H. Edi Sayudi, dalam sambutannya menggarisbawahi isu rob dan abrasi yang sering menghantui wilayah Demak. Ia berjanji akan fokus pada penanganan masalah tersebut dengan mengambil inspirasi dari keberhasilan Pekalongan yang berhasil mendapatkan dana pembangunan sebesar Rp5,4 triliun.

“Pertanyaannya, apakah Demak bisa seperti itu?” Ucap Edi.

Selain itu, Edi juga menegaskan akan memberikan tunjangan kepada guru Madin TPQ jika terpilih. Ia menjanjikan tidak akan ada kekosongan jabatan di lingkungan pemerintahan selama masa kepemimpinannya.

“Buktikan pada 27 November nanti bahwa kami bisa menang,” tambahnya.

Acara deklarasi ini juga kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti mantan Staf Ahli Bupati Demak, Hadi Waluyo; mantan Camat Sayung, H. Sururi; mantan Ketua DPD Golkar Demak, Nur Wahid; dan mantan Dewan Komisaris BPR BKK Demak, Wahyu Prianto; beserta berbagai stakeholder lainnya.