Upacara 17-an Awal Tahun, Bupati Demak Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Bupati Demak Upacara 17 an

Bupati Demak Eisti'anah saat memimpin upacara awal tahun di Halaman Sekda, Jumat (17/1). Foto: ist

ARUSUTAMA.com – Mengawali tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Demak menggelar Upacara Bendera 17-an di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Jumat (17/1/2025).

Upacara ini mengusung tema “Mengawali Tahun dengan Semangat Baru dan Tekad Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan untuk Kabupaten Demak.”

Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, bertindak sebagai pembina apel dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, serta kepala perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Demak.

Dalam amanatnya, Bupati Eisti’anah mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan Pemilu 2024 di Demak yang berjalan dengan aman dan damai, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 74,32 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama yang patut dibanggakan.

“Perjalanan untuk mewujudkan cita-cita bersama masih panjang. Diperlukan fokus, dedikasi, dan orientasi pada pembangunan berkelanjutan demi kelestarian lingkungan, kemajuan ekonomi, serta kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Demak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk merefleksikan pencapaian tahun sebelumnya dan menjadikannya sebagai pijakan dalam meningkatkan kinerja ke depan. Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dengan menjadikan budaya gotong royong sebagai pilar utama dalam pembangunan daerah.

“Budaya gotong royong adalah identitas masyarakat Demak yang harus terus kita jaga dan perkuat. Dengan semangat kebersamaan ini, kita dapat mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, inovasi teknologi dan kreativitas dalam pelayanan publik juga menjadi perhatian Bupati. Ia menegaskan bahwa setiap ASN harus memiliki mental melayani dan siap menghadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya banjir. Ia meminta para pemangku kepentingan untuk terus memonitor titik-titik tanggul kritis serta memastikan drainase berfungsi optimal.

“Saya meminta agar kerja bakti secara rutin dilakukan untuk membersihkan sungai dari sampah dan enceng gondok guna mencegah banjir,” pungkasnya. (Sm)