Sambut Hari Kemerdekaan, PLN Dorong Kemandirian UMKM Baros Lewat Pelatihan Digital Marketing

PLN up3 Yogjakarta

Penyerahan simbolis Program Pengembangan Desa Wisata Kreasi Mangrove oleh PLN UP3 Yogyakarta kepada perwakilan warga Baros, Bantul, Rabu (30/7/2025). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com — Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Kali ini, PLN menggandeng Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B), mitra binaan sejak 2021, dalam pelatihan digital marketing dan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan yang digelar di Kelurahan Tirtohargo, Bantul, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa dan kecamatan, dan dibuka dengan sambutan hangat dari Lurah Tirtohargo, Sukiyanto. Ia mengapresiasi langkah PLN yang terus memberikan dukungan nyata bagi peningkatan kapasitas warga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi ibu-ibu dan karang taruna di Baros. Semoga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Sukiyanto.

Pelatihan digital marketing ini menghadirkan praktisi profesional Yosep Andi Setyawan, yang membagikan materi pemasaran produk secara digital sebagai upaya memperluas jangkauan pasar bagi UMKM lokal.

Salah satu warga Baros, Wawan Widya, juga menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi PLN dalam mendampingi warga selama empat tahun terakhir.

“Sejak 2021 hingga 2025 ini, program-program PLN sangat mendukung masyarakat kami. Tahun ini, pelatihan digital marketing diharapkan bisa mendorong UMKM Baros agar lebih mandiri dan dikenal di pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi PLN untuk memperkuat kemandirian kelurahan serta memperingati Hari Kemerdekaan dengan aksi nyata.

“Pelatihan ini mendukung program kemandirian masyarakat dan sekaligus meningkatkan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan. Ini menjadi momen tepat untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan pemberdayaan lokal,” ungkap Sigit.

Sejak awal kemitraan dengan KP2B, PLN telah melaksanakan berbagai program TJSL di kawasan pesisir Baros. Pada 2021 dimulai dengan penanaman pohon mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir, diikuti dengan konservasi lingkungan pada 2022.

Tahun 2024, PLN fokus pada program ekonomi berbasis pengolahan limbah kayu laut. Dan pada 2025 ini, fokus pengembangan diarahkan pada sektor pariwisata melalui pengembangan Desa Wisata Kreasi Mangrove Tirtohargo. (Sm)