Demak Dorong 249 Kopdes Merah Putih Naik Kelas Lewat Kontak Bisnis dan Penguatan SDM

Suasana kegiatan Kontak Bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kabupaten Demak yang digelar di Pendopo Kabupaten. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Pemerintah Kabupaten Demak terus berkomitmen mendorong kemajuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pilar utama penggerak ekonomi lokal. Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Pemkab menggencarkan pelatihan dan pendampingan kepada para pengurus koperasi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa penguatan koperasi desa tidak hanya soal modal, tetapi juga pentingnya SDM yang unggul dan profesional. Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Kontak Bisnis Kopdes Merah Putih bersama mitra usaha di Pendopo Kabupaten.
“Kami ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif, tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga memperkuat kemampuan pengelolaan koperasi melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan,” ujar Eisti’anah, Kamis (31/7/2025).
Menurutnya, Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara profesional. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengurus koperasi agar mampu menjalankan tata kelola yang baik, memahami pasar, serta mengembangkan produk unggulan desa yang berdaya saing tinggi.
“Identifikasi potensi desa, lakukan riset pasar, dan manfaatkan teknologi informasi seperti website atau toko daring untuk mempromosikan produk,” imbuhnya.
Selain itu, kegiatan Kontak Bisnis juga menjadi wadah untuk menjalin kerja sama strategis antara Koperasi Merah Putih dan mitra usaha, khususnya dalam penyediaan bahan baku, pemasaran, dan investasi. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas jejaring usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Demak, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa mulai Agustus hingga September 2025, pihaknya akan menggelar pembinaan intensif kepada seluruh pengurus Koperasi Desa Merah Putih.
“Banyak pengurus koperasi yang belum berpengalaman. Maka, kami akan fasilitasi pelatihan yang menghadirkan para ahli dan profesional di bidang koperasi,” jelas Iskandar.
Dari total 249 Koperasi Merah Putih yang ada di Demak, diharapkan seluruhnya dapat mengikuti program ini. Bahkan, peran kepala desa juga dinilai penting untuk turut mengawasi dan memastikan pengelolaan koperasi berjalan efektif.
“SDM yang kuat akan menentukan keberhasilan koperasi. Jika pengelolaan baik, maka koperasi bisa menjadi tulang punggung perekonomian desa,” pungkasnya. (Sm)
