BKM Demak Tawarkan 477 Sawah Wakaf Lewat Lelang Terbuka

Peserta antusias mengikuti pembukaan Lelang Sewa Sawah Wakaf BKM Demak 2025/2026 di Aula Kemenag Demak, Senin (28/7). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak resmi membuka lelang sewa tanah wakaf milik Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) untuk masa tanam 2025/2026 di Aula Kemenag Demak, Senin (28/7/2025).
Acara pembukaan dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Demak, Taufiqur Rahman, dengan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak, sistem lelang tahun ini mengusung pendekatan baru yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan, serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Kemenag Demak, Taufiqur Rohman, mengungkapkan bahwa dengan kolaborasi antara Kemenag dan Kejari sebagai bukti konkret sinergi lintas lembaga dalam pengelolaan aset wakaf secara bertanggung jawab.
“Adanya sistem lelang yang baru ini diharapkan bisa memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk menggarap sawah BKM,” ujar Taufiqur Rahman.
Dari data yang disampaikan Ketua BKM, Ali Mustofa, sebanyak 477 titik sawah siap dilelang dalam periode 28 Juli hingga 6 Agustus 2025. Seluruh lahan tersebut tersebar di 11 desa strategis di Kabupaten Demak, yakni Poncoharjo, Serangan, Betahwalang, Singorejo, Kalicilik, Jogoloyo, Karangrejo, Kedondong, Buko, Tridonorejo, dan Sumberejo.
Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Hendra Jaya Atmaja, menegaskan pentingnya prinsip keterbukaan dalam kegiatan ini.
“Kami berkolaborasi untuk mewujudkan lelang sewa tanah yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan agar seluruh masyarakat dapat terlibat. Tujuan utama BKM mengadakan lelang ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masjid, tempat ibadah, dan syiar agama,” ungkapnya.
Seluruh pendapatan dari lelang ini akan dialokasikan untuk program kerja kemaslahatan umat di wilayah Kabupaten Demak, khususnya dalam mendukung operasional masjid dan kegiatan keagamaan yang dikelola oleh BKM. (Sm)
