Kecelakaan Maut di Mranggen, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Bus TNI

Bus dinas TNI seusai mengalami insiden kecelakaan di Mranggen Demak, Sabtu (5/4). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Umum Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (5/4/2025).
Insiden yang melibatkan dua sepeda motor dan satu bus dinas TNI ini menyebabkan seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Aziz, membenarkan kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.
“Kecelakaan ini diduga akibat kurangnya kehati-hatian saat mendahului kendaraan lain. Kami mengingatkan pengendara agar selalu memperhatikan kondisi jalan dan memastikan jarak aman sebelum menyalip,” ujar AKP Thoriq.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat Street bernopol H-5898-FQ yang dikendarai seorang pelajar asal Kedungjati, Grobogan, Selly Marsha Kirania Candra (16), melaju dari arah Grobogan menuju Semarang.
Saat hendak mendahului bus dinas TNI Hino bernopol 7958-04 yang berjalan searah di samping kirinya, motor Selly diduga kurang menjaga jarak hingga menyerempet sepeda motor Honda Beat H-2749-XG yang dikendarai Mega Dini Kristianingsih (25), seorang karyawan swasta asal Semarang.
Akibat benturan tersebut, Selly kehilangan kendali, jatuh ke kiri, dan tertabrak bus TNI yang melaju di belakangnya. Selly mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Mega Dini mengalami patah jari kelingking kanan dan segera dilarikan ke RS Pelita Anugerah Mranggen untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu saksi mata, yang bekerja sebagai satpam di sekitar lokasi kejadian, Santoso (37), mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi begitu cepat.
“Saya melihat motor korban berusaha mendahului bus, tapi sepertinya kurang perhitungan. Setelah menyerempet motor lain, dia jatuh dan tertabrak bus di belakangnya. Warga langsung berusaha menolong, tapi korban sudah tidak sadarkan diri,” ujarnya. (Sm)
