Jalan Trengguli Diperbaiki hingga Maret, Kasatlantas Demak Siapkan Contraflow

IMG-20260105-WA0048

Petugas Satlantas Polres Demak melakukan pengaturan lalu lintas di jalur Pantura Trengguli menyusul proyek perbaikan jalan yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus kendaraan, Senin (5/1/2026). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Demak, AKP Thoriq Aziz, mengimbau para pengguna jalan khususnya di jalur Pantura dari arah Kudus menuju Semarang untuk mengantisipasi potensi kemacetan. Hal ini menyusul dimulainya proyek perbaikan jalan nasional di wilayah Trengguli, Kabupaten Demak.

AKP Thoriq Aziz menjelaskan, pekerjaan perbaikan jalan tersebut berlangsung di ruas KM 30+750 hingga KM 34+800 dan dimulai sejak Senin, 5 Januari 2026 hingga 15 Maret 2026. Selama masa pengerjaan, arus lalu lintas dipastikan mengalami ketersendatan, terutama pada jam-jam padat.

“Perbaikan jalan ini tentu berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar AKP Thoriq Aziz saat dikonfirmasi, Senin (05/01/2026).

Untuk kendaraan roda empat (R4), Satlantas Polres Demak merekomendasikan dua jalur alternatif menuju Semarang. Jalur pertama dapat ditempuh melalui Pertigaan Pasar Gajah, kemudian melintasi Gajah – Dempet – Wonosalam. Sementara jalur kedua melalui Pertigaan Kuncir Trengguli, dilanjutkan ke Kuncir – Mojo – Pertigaan Ndemung.

Selain pengalihan arus, Satlantas Polres Demak juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan. Rekayasa tersebut akan diberlakukan secara situasional pada waktu-waktu tertentu, yakni pagi pukul 08.00–10.00 WIB, siang 12.00–14.00 WIB, sore 16.00–18.00 WIB, serta malam 20.00–22.00 WIB, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi lalu lintas di lapangan.

AKP Thoriq Aziz menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas guna meminimalkan dampak kemacetan selama proyek berlangsung.

“Perlu kerja sama seluruh pengguna jalan demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama. Kami harap masyarakat mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya. (Sm)